stomatitis aphte reccurent
February 20, 2007 at 8:37 am | In curahan | Leave a Commentatawa sariawan…sakit yang mengganggu dah 2hari brsarang manis
ddlm rongga mulutku.kata orang2 bilang sariawan tu karna byk pikiran.busyeet satu pikiran aja dah mumet apalagi banyak pikiran bisa bejibun tu sariawan dimulut,,..apa jadinya coba…
makan g enak,minum g enak apalagi bwt k*ss*ng duuh merana deh daku….
tapi klo dirasa2 lebih enak sariawan dimulut dr pada dihati.ugghhh…apa lagi tu bahasa medisnya..
all my side…
February 20, 2007 at 7:30 am | In Coretan | Leave a Commentmalam kian gelap dihatiku…
dan senja pun enggan menampakkan hidung diselanya
padi yg menguning telah brganti ladang tanpa isinya
gemeretak ranting daun mengering digantikan tunas nan hijau
tanya dihati kian tak jelas,
dan hati ini mulai memalingkan rupanya
beribu tanya seakan tiupan angin yang mengalir ditelinga
tak surutkan langkahku seberangi jalan
karna ku mulai lelah,,
ku mulai lelah menunggu sinarnya yang teriakkan “cinta”
morning attack
February 20, 2007 at 7:26 am | In curahan | Leave a CommentDikala surya merayap,adakah hamparan yang membentang?
“..bribadahlah seakan esok kiamat,bekerjalah seakan engkau hidup 100thn lg.hari ini harus lebih baik dari hari kemarin…”
…berbekal es teh,indomi goreng,ma gorengan seadanya tak lupa ku menggosok gigi,”ehh,a’ minta djarumnya dong sebatang..!!”.Jam 8.30 teng walo ngantuk….kupancal motor kekantor….
anyer beach destination….
February 20, 2007 at 7:07 am | In Coretan | Leave a CommentBila matahari telanjang dada,
Hawa panas menyergap dr segala penjuru arah,
Angin berputar timbulkan pola yang aneh,
Mata memecah mencari disekitar rusuk,
Serpihan masa terburai terbuang percuma,
Nadi melambat samai detik yang merangkak,
Fatamorgana butakan hati yang berharap atap,
Fana terlihat dipelupuk silaukan yang lapuk,
Bekumu cairkan darah yang mengering,
Tubuhmu hangatkan hawa yang pekat,
Syairmu gubahkan jiwa yang gundah,
Lafazmu untaian nada sendu dilangit biru,
Lirihnya menari kayangan bidadari merintih,
AKU biru sampaikan pada penguasa jiwaku……
{to all my friend…….(anyer beach,…okt2003) }
kembali ke laptooop!!!
February 20, 2007 at 7:03 am | In curahan | Leave a Commentfun with this condition…
Gile hampir 6bln ga pernah muncul ide baru.Ada yang pernah bilang klo patah hati ma lg kasmaran bisa memicu adrenalin dan menyebabkan daya imajinasi kita berkembang.Tapi apa harus patah hati dulu supaya bisa kreatif,hmmm bisa2 pasien RSJ bengkak tuh.but anyway,… gw tau apa yang lg dirasa.strawbery,apel,melon,hehe mang tukang jualan buah…berjuta rasa (tu tukang jualan apa lg,…>:) ).
that simple case;ada yang tumbuh ada yang layu,ada yang suka ada juga sedih.Dunia,sapa tau yang ada didepan kita esok…
tapi dibalik smua itu,i just wanna enjoy this condition….
malam..perut..pening…10 januari 2007
February 20, 2007 at 7:02 am | In curahan | Leave a Commentapa hubungan sate ma pant*t??
kyknya g ada hubungannya deh,tapi yang jelas sama2 ditusuk.bedanya klo sate ditusuk pake lidi klo pant*t ditusuk pake anu…eh pake jarum suntik,hehe.g penting deh…
tapi jelas gw pernah dibuat merana ma kdua barang tu.klo jarum suntik sapa yg g takut.tapi klo sate gw dibikin mules smlm,gile aja stlh abis 10 tusuk baru kerasa klo bumbunya dah basi!alhasil pintu kamar mandi kamar gw g pernah ditutup smlm,sampe2 gw siap2 bawa guling didepan pintu kamar mandi!duuuuh besok2 gw klo ke tempat tukang sate harus jelas dulu label kadaluarsanya.biar klo perlu gw suruh tu tukang sate daftar dulu ke badan kesehatan.
besok paginya rumah bersalin yg gw tuju,eh rumah sakit.sampe sana bisa dibayangkan kan gw disate ma tu dokter.jarum suntik mulus nancep dipant*t gw,bener2 deh sharusnya tu tukang sate yg gantiin gw,klo perlu suntik rabies.hiks…
aku dan malam…malam…malam…
February 20, 2007 at 6:59 am | In curahan | Leave a Commentmalam,malam,malam…
knapa hanya malam saat hadirmu,bukankah siangku pun aku terajang dalam panas yang menyengat.
“..tapi kau selalu ada disaat ku merasa lelah,jangan pernah menghilang…”
jangan pernah menghilang dalam malamku,bahkan badai jangan pernah lepaskan suaramu dalam pundakku.Jangan pernah berpaling dalam bayangku,bahkan beratus mil yang pisahkan…
“alo,alo…”hanya itu yg mungkin ingin kudengar.Aku tak ingin brharap asa,tapi sungguh kau tak pernah lelah tuk hanya sekedar mengangkat gagangnya…
malam…ku tau kau slalu ada disana…..
Tutorial bagaimana melakukan konfigurasi DHCPD config pada Linux RedHat
February 20, 2007 at 6:54 am | In Linux Server | 2 CommentsManajemen IP address itu penting banget buat seorang admin jaringan. Dengan manajemen IP, seorang administrator dapat membatasi jumlah client yg terkoneksi dgn jaringannya.
DHCP server membagikan IP pada client2 yg ada dlm networknya sesuai rentang yg dikonfigurasikan. Untuk client yg harus menggunakan IP tertentu juga dapat di set di konfigurasinya.
Sekedar tips, kalo ga mau susah2 untuk membatasi IP client anda, pada subnetmask nya isikan dengan angka yg anda inginkan
IP –> 192.168.10.17 — 222.255.255.0 —-> angka nol disini memungkinkan adanya 254 user yg terkoneksi (IP 192.168.10.0 digunakan sebagai network ID jaringannya dan 192.168.10.255 sebagai broadcastnya)
Ganti segment terakhir pada subnetmask dgn angka sesuae jmlah client, rumusnya 254 dkurangi jumlah client
e.g: ada 62 client, maka 254 – 62 = 192 –> subnetmask anda 255.255.255.192
Namun cara diatas hanya untuk membatasi rentang IP saja, bukan untuk memberikan IP dinamis pada client. Untuk memberi IP pada client ya harus pake dhcp server.
Langkah² membuat DHCP server pada mesin RedHat Linux
1. Instal paket dhcpd.3.*.*.rpm ( * adl versi dhcpd nya)
2. buat file di direktori /etc dengan nama dhcpd.conf dengan teks editor yg anda sukai (saya pake vi yg dasar:))
3. Copy dan paste kan script di bawah ini :
ddns-update-style interim;
# Required for dhcp 3.0+ / Red Hat 8.0+
ignore client-updates;
subnet 192.168.1.0 netmask 255.255.255.0 { <== isikan subneting dan netmask network anda)
# Range of IP addresses to be issued to DHCP clients
range 192.168.1.128 192.168.1.254; <== IP yg akan digunakan oleh host (isikan sesuai jumlah client anda)
# Default subnet mask to be used by DHCP clients
option subnet-mask 255.255.255.0; <== isikan subnetmask network anda (sesuaikan juga dgn jmlh client)
# Default broadcastaddress to be used by DHCP clients
option broadcast-address 192.168.1.255; <== isikan broadcast network anda (broadcast adl IP maximal network anda ditambah 1)
# Default gateway to be used by DHCP clients
option routers 192.168.1.1; <=== isikan gateway server anda
option domain-name “your-domain.org”; <=== isikan domain anda (optional)
# Default DNS to be used by DHCP clients
option domain-name-servers 40.175.42.254, 40.175.42.253; <== dns server anda (optional)
option netbios-name-servers 192.168.1.100;
# (Optional. Specify if used on your network)
# DHCP requests are not forwarded. Applies when there is more than one ethernet device and forwarding is configured.
# option ipforwarding off;
# Amount of time in seconds that a client may keep the IP address <== waktu maximum penggunaan IP (jika melebihi maka harus request lagi)
default-lease-time 21600;
max-lease-time 43200;
# Eastern Standard Time
option time-offset -18000;
# Default NTP server to be used by DHCP clients
# option ntp-servers 192.168.1.1;
# option netbios-name-servers 192.168.1.1;
# — Selects point-to-point node (default is hybrid). Don’t change this unless you understand Netbios very well
# option netbios-node-type 2;
# We want the nameserver “ns2″ to appear at a fixed address.
# Name server with this specified MAC address will recieve this IP. <== jika ada komputer yg harus menggunakian IP tertentu isikan mac address NICnya disini dgn IP yg diinginkan
host ns2 {
next-server ns2.your-domain.com;
hardware ethernet 00:02:c3:d0:e5:83;
fixed-address 40.175.42.254;
}
# Laser printer obtains IP address via DHCP. This assures that the
# printer with this MAC address will get this IP address every time. <== untuk penggunaan printer jaringan
host laser-printer-lex1 {
hardware ethernet 08:00:2b:4c:a3:82;
fixed-address 192.168.1.120;
}
}
skrip di atas dpat anda temukan di /usr/share/doc/dhcp-3.X/dhcp.conf.sample
4. simpan dan keluarlah dari text editor anda
5. ketikkan perintah berikut pada konsole
# service dhcpd start
# /etc/rc.d/init.d/dhcpd configtest (gunakan /usr/sbin/dhcpd -f pada distro lain)
6. jika tidak ada pesan error maka anda sudah berhasil….tinggal clientnya dikonfigurasi
7. untuk melihat client yg merequest IP dan IP yg aktif lihat file /var/lib/dhcp/dhcpd.leases dengan text editor anda
by : bengkring
http://www.benpinter.net/
at night
February 20, 2007 at 6:42 am | In Coretan | Leave a CommentSaat ku terdiam ku tahu dimana rasa brada,dan canda yang lalu telah sirna.Disaat mata mulai lelah tuk terjaga ku tahu dimana langkah ini harus kujejakkan.
Saat mimpi yang kujaga pun larut,kuingin asa yang terpendam tetap membara.
Langkah ini adalah sejuta makna untukku.Dan bintang yang terpendar adalah suatu janji ddalam kalbu.
Malam yang merayap mungkin kan terasa hening untukku,tapi pagiku takkanlah buta seperti masa penyesalan.
Jikalau detak kan terasa lama,maka kan kuhitung jam yang telah kulalui dengan indah.
Jikalau nadi mulai melambat,maka kan kupacu desir yang mengharapkan cinta tak bersyarat….
clearing cache squid
February 20, 2007 at 5:22 am | In Linux Server | 1 Commentjust stop squid, and erase all the files in your cache directory… for example:
Code:
squid -k shutdown
rm -fr /var/lib/squid/cache/*
then re-create the swap directory structure:
Code:
squid -z
then start squid again…
PS: you can also run “squid -z” without first deleting the cache files, and AFAIK that way it creates a new directory structure without wiping-out the old one, but i’m not sure if that’s what happens as i’ve never done it…
Blog at WordPress.com. | Theme: Pool by Borja Fernandez.
Entries and comments feeds.